Memahami Variasi Besaran Diameter Setir untuk Kenyamanan Berkendara

Saat mengendarai kendaraan roda empat, ada beberapa hal soal kenyamanan yang perlu kita perhatikan sebagai pengemudi. Tak hanya mengatur jarak kursi dengan pedal saja yang disesuaikan untuk kenyamanan, ukuran setir pada umumnya juga harus memiliki ukuran yang standar.

Ukuran diameter kemudi bawaan pabrik biasanya sudah sesuai dengan standar jenis produk kendaraan. Setiap jenis mobil keluaran pabrik tertentu memiliki ukuran diameter yang berbeda-beda. Umumnya semakin besar bodi kendaraan, maka semakin besar pula diameter setirnya.

Kemudi dengan ukuran besar dan kecil memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seperti pada setir besar, gaya yang dihasilkan akan cenderung lebih ringan. Namun di sisi lain, gerakan memutar harus lebih dilakukan lebih cepat karena faktor ukuran kelilingnya yang semakin besar. Lain halnya dengan setir dengan diameter kecil. Meskipun memiliki gaya putaran yang lebih berat, tetapi model setir ini lebih hemat tempat dan memiliki putaran yang lebih santai saat berbelok.

Umumnya beberapa orang mengganti kemudi pada mobil, guna mempercantik tatanan interior pada kabin. Bagi para pembalap, pembaruan setir sangat penting untuk mempertegas performa agar terlihat lebih sporty. Apapun alasan mengganti setir dari bawaan pabrik, hendaknya tetap memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan. Hal ini mengingat setir merupakan elemen krusial dalam sebuah mobil. (AS)

Tag: Hal yang mempengaruhi Besaran Setir Mobil, Kelebihan dan Kekurangan Kemudi Besar dan Kecil, Alasan Mengganti Kemudi atau Setir, Standar Diameter Setir, Modifikasi Setir[:]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *