Mematuhi Aturan Modifikasi Lampu Kendaraan Agar Terhindar Jerat Hukum

Lampu merupakan suatu syarat kelengkapan yang harus disematkan pada jenis kendaraan, baik pada bagian depan maupun belakang. Keberadaannya begitu penting untuk memberikan penerangan jalan dikala hari sudah mulai gelap. Dengan berbagai alasan, beberapa pengendara tampaknya menyukai melakukan sentuhan modifikasi pada bagian yang satu ini.

Penggantian lampu dengan yang umumnya dilakukan oleh para pengguna adalah dari segi warna dan daya pancarnya. Tanpa disadari, nyatanya hal tersebut dapat mengganggu pengguna jalan lain terutama yang berasal dari arah berlawanan. Tidak menutup kemungkinan, penggantian lampu kendaraan tanpa memperhatikan standar akan berakibat pada kecelakaan.

Aturan hukum mengenai sistem lampu dan pemantul cahaya bahkan tertera padaPeraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2012 pasal 23. Pelanggaran terhadap hal ini bisa berujung pada sanksi denda dan pidana penjara tergantung pada jenis aturan yang dilanggarnya. Sebagai seorang pengendara yang selalu berkutat di jalan raya tentunya Anda harus memperhatikan hal ini demi keselamatan bersama dan terhindar dari jerat hukum.

Apabila Anda benar-benar ingin melakukan modifikasi kendaraan pada bagian lampu, tentunya Anda harus menyerahkan pekerjaan tersebut kepada ahlinya. Bukan hanya sekedar mengerti persoalan teknis penggantian lampu tersebut, melainkan juga harus mengetahui benar ihwal pakem-pakem dalam penggantian lampu sesuai dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah.  (AS)

Tag: Fungsi Lampu Kendaraan, Alasan Modifikasi Lampu Kendaraan, Jenis Modifikasi Lampu Kendaraan, Peraturan yang Mengatur sistem lampu dan pemantul cahaya, PP No.55 tahun 2012 pasal 23, Ahli Modifikasi Lampu Kendaraan Sesuai Hukum[:]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *