Kenali Aturan Pemerintah Soal Usia Bus

Anda tengah berniat menyewa bus untuk acara keluarga atau berpiknik bersama kolega? Sebelum memutuskan memilih bus yang disewa, sebaiknya Anda harus mengetahui betul tentang kondisi-kondisi bus yang akan disewa. Bukan hanya soal bodinya yang menawan atau tentang nama PO yang masyurm, melainkan juga soal usia bus. Hal ini penting untuk melihat kelaikan jalan kendaraan untuk meminimalisir hal tak diinginkan dalam perjalanan. Mengingat hal tersebut, Tugas Anda akan berbagi tentang pentingnya mengemali aturan pemerintah soal usia bus.

Merujuk pada peraturan Kementerian Perhubungan (Kemhub), usoa kendaraan angkutan pariwisata dibatasi maksimal 10 tahun. Sementara angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) serta angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) memiliki usia yang lebih lama, yaitu paling lama 25 tahun. Bukan hanya lantaran faktor keselamatan, pembatasan usia maksimal kendaraan angkutan ini juga berkaitan erat dengan upaya untuk memberikan service kepada wisatawan baik domestic maupun mancanegara.

Sementara itu, aturan pemabtasan usia angkutan pariwisata tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No 28/2015 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mengubah beleid sebelumnya, yakni PM 46/2014. Soal batas usia kendaraan AKAP dan AKDP dituangkan dalam PM 98/2013 yang kemudian diubah menjadi PM 29/2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.Aturan ini mulai berlaku sejak diundangkan pada 10 Februari 2015 silam. (y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *