Kenali Poin Penting dalam Modifikasi Roda

Para pecinta otomotif tak pernah bosan mengotak-atik kendaraan kesayangannya. Bukan hanya kap mobil , knalpot atau bumper yang di make over¸sebagian dari mereka ada juga yang memilih memodifikasi bagian roda.

Meski modifikasi adalah soal seni dan selera, tetapi hal ini juga tak bisa dilakukan sembarangan. Ada payung hukum yang mengatur modifikasi kendaraan. Merujuk pada Pasal 50 ayat (3) dan ayat (4), Undang-Undang Nomor 22/2009, modifikasi kendaraan tak boleh membahayakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, modifikasi juga tidak boleh menganggu aturan lalu lintas, merusak lapis perkerasan atau daya dukung jalan yang dilalui.

Demikian pula dengan modifikasi roda. Dalam memodifikasi komponen satu ini sebaiknya tetap diperhatikan aspek keselamatan. Hal ini mengingat roda adalah komponen super krusial. Mobil dengan mesin macet masih bisa ditarik dan bisa jalan karena ada rodanya. Namun, mobil dengan mesin hebat tak akan berfungsi tanpa ada roda.

Mengingat hal itu. Modifikasi roda hendaknya tetap memperhatikan ukuran dan kekuatan baik poros roda, pelek maupun bannya sesuai dengan jenis mobil. Tentu saja, mobil jenis sedan modifikasinya menyesuikan mobil jenis ini dan bukan menggunakan ban jenis mobil sport misalnya.

Pemasangan roda hendaknya juga perlu diperhatikan betul agar baut-bautnya terpasang dengan sempurna agar tak berbahaya saat mobil dikendarai. Mengencangkan baut roda sebaiknya tak terlalu kencang agar baut dan drat-nya lebih awet. Selain itu, saat kondisi emergency juga mudah dilepas. (y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *