Sekilas mendengar mobil anti peluru, hal yang terbayang adalah kendaraan perang. Namun, sebenarnya mobil atau kendaraan anti peluru tak hanya untuk kebutuhan kepolisan atau militer. Akan tetapi, varian mobil tersebut juga diproduksi oleh beberapa vendor mobil yang  kemudian dijual.

Tentu, para pembelinya bukan orang–orang kebanyakan. Segmen pasar mobil anti peluru adalah kalangan yang mengutamakan keselamatan, khususnya bagi dirinya yang memilliki ancaman atau terancam jiwanya. Sebut saja kalangan selebritis, politisi, atau kalangan tertentu yang memiliki aktivitas berpergian ke tempat–tempat yang merupakan lokasi penembakan misterius.

Tak seperti mobil kebanyakan yang dibuat umumnya dari baja ringan dipadu komponen seperti,fiberglass, polyurethane,carbon fiber, atau material plastik pada aksesorisnya, mobil anti peluru dibuat dengan material khusus. Baja yang digunakan memiliki ketebalan tertentu yang jauh lebih tebal dari mobil pada umumnya. Kaca mobilnya pun diracik khusus, sehingga mampu menahan serangan peluru maupun bom tangan.

Di dunia ini terdapat beberapa merek mobil yang memiliki kualifikasi tahan peluru. Mobil–mobil tersebut antara lain Counquest Knight XV, Dartz Prombron, BMW X5 Security, Mercedes–Benz M–Class Guard, Audi A8 L Security, Mercedes–Benz 600 Guard. Mengingat spesifikasi dan peruntukannya, mobil anti peluru, tentu saja dibanderol tidak murah. Kisaran harganya jika dirupiahkan mencapai miliaran. Nilai tersebut dinilai sepadan dengan tingkat keamanan yang disodorkan mobil–mobil tersebut. (y)