Tank merupakan kendaran lapis baja yang pertama kali meluncur pada masa Perang Dunia I. Namun, siapa sangka konsep “tank” sebenarnya sudah ada sejak lebih dari 500 tahun silam. Meskipun demikian, akibat keterbatasan teknologi, kendaraan perang sejenis ini tidak pernah dikembangkan hingga ditemukannya mekanisme mesin penggerak. Lalu, sejak kapan tank digunakan sebagai kendaraan perang? Telusuri jawabannya di bawah ini!

 

Leonardo da Vinci disebut-sebut menjadi orang pertama yang pernah memikirkan kendaraan lapis baja yang menggendong meriam. Walau terdengar menakjubkan di zaman itu, pembuatan “tank” menggunakan teknologi abad ke-15 sebenarnya tidak realistis karena mobilitasnya yang terbatas. Pedati lapis besi dengan meriam hanya pernah dipergunakan sekali dalam perang yang dipimpin Jan Žižka, seorang Jenderal perang dari Ceko abad ke-15. Kendaraan perang ini tidak pernah muncul lagi dalam catatan sejarah perang sampai abad ke-20.

 

Pada tahun 1916, Inggris menjadi negara sekutu pertama yang meluncurkan kendaraan lapis baja dengan sistem penggerak jalur sederhana untuk melewati parit-parit pertahanan sembari menipu musuh. Julukan tank sendiri lahir dari upaya tentara Inggris menyembunyikan kendaraan perang terbarunya dengan menyamarkannya menjadi tanki air. Tank pertama Inggris yang berjulukan Mark I ini kemudian dikembangkan hingga seri ke-10.

 

Tank asal Inggris lantas menjadi model pembuatan kendaraan lapis baja pada perang besar selanjutnya. Menjelang PD II, Jerman menciptakan teknologi kendaraan tempur yang lebih kompleks berdasarkan tank-tank tangkapan dari negara sekutu. Tank asal Jerman yang biasa dijuluki German Panzer ini lambat laun dikenal menjadi cikal bakal kendaraan lapis baja modern.