Mengenal Standar Keamanan Arena Sirkuit Balap Formula 1

Pagelaran motorsport seperti Formula 1 boleh dibilang sebagai ajang balap mobil yang sangat beresiko. Tak jarang selama balapan berlangsung, sejumlah pembalap kerap tergelincir keluar dari trek hingga mobil terbalik dan mengalami tabrakan beruntun.

Oleh karena itu, terdapat peraturan ketat terkait pemenuhan syarat lintasan balap yang dapat meminimalisir kecelakaan parah. Salah satunya adalah desain sirkuit yang memenuhi standar.

Pada balap F1 arena sirkuit harus memiliki ruang kosong di sebelah trek yang dikenal dengan istilah zona run-off. Zona ini dirancang untuk mengurangi kecepatan mobil yang kehilangan kendali.

Selain itu, keberadaan gravel atau ruang kosong dengan dasar kerikil diperlukan untuk mencegah mobil bertabrakan langsung dengan dinding pembatas. Gravel akan ditempatkan pada sudut tertentu dengan ketebalan 25 cm dan kerikil berdiameter antara 5 hingga 16 milimeter. Namun, saat ini penggunaan aspal lebih sering digunakan karena dianggap efektif membantu pembalap mengontrol mobil mereka.

Selain zona, kehadiran marshall sangatlah penting. Marshall sendiri adalah orang yang bersiaga di sekitar trek yang akan bergerak cepat untuk membantu pembalap. Fédération Intenationale l’Automobile (FIA) sendiri sepakat keberadaan marshall dan pemadam kebakaran harus ada setiap 300 meter di kedua sisi trek.

Petugas medis yang terlatih juga harus selalu siap sedia di sekitar lokasi. Demikian juga penempatan pihak keamanan. Penetapan standar sirkuit Formula 1 tak hanya dirancang untuk memberikan keamanan bagi pembalap saja, tetapi juga bagi para penonton. (AS)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *