Perhatikan Aturan Sebelum Memasang Pintu Gunting Pada Mobil

Mendandani mobil untuk memberikan kesan berbeda bisa dilakukan dengan mengubah bagian eksterior. Salah satunya adalah modifikasi pintu menjadi scissors door atau pintu gunting. Model ini bisa dijadikan pilihan untuk memberikan kesan yang sporty dan modern.

Model pintu jenis ini begitu lekat dengan imej merek ternama Lamborghini. Kelebihannya, pengendara dapat dengan mudah menempatkan mobil mereka di lahan yang sempit seperti garasi dan tempat parkir.

Namun begitu, mungkin Anda ingin tahu apakah melakukan modifikasi pintu mobil dapat menyalahi aturan lalu lintas atau tidak. Hal ini bergantung pada banyak atau sedikitnya sentuhan perubahan yang dilakukan oleh si pemilik terhadap kendaraan mereka.

Seperti yang disebutkan oleh Otomotifnet.com (18/01/2018), hal-hal yang mencangkup perombakan bodi mobil harus tetap memperhatikan UU Lalu Lintas yang berlaku. Modifikasi yang berlebih disarankan tidak sampai menghilangkan kedua spion, lampu depan dan belakang, serta melenceng dari data motor yang tercantum di STNK.

Apabila terdapat perubahan yang ekstrim terutama pada kapasitas mesin dan daya angkut, maka diperlukan pelaporan perizinan pada pihak yang berwenang. Hal ini sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh UU No.22/2009 dan PP No.55/2012 dimana pengendara perlu mendapatkan izin atas modifikasi kendaraannya.

Pemasangan model pintu gunting juga perlu dilakukan dengan seksama. Pasalnya model ini kurang memberi akses yang leluasa bagi penumpang untuk keluar dan masuk. Pengukuran perlu dilakukan dengan memperhatikan sisi kiri dan kanan bagian spakbor (fender) serta dibutuhkan pemasangan engsel penahan. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *